Kategori
Uncategorized

Hal yang Wajib dalam Ternak Ayam Kampung

Saat ini, peluang bisnis ternak ayam ini masih sangat menjanjikan dikarenakan banyak restoran membutuhkan daging ayam kampung segar. Nah,bagi Anda yang tertarik untuk menggeluti bisnis ternak ayam kampung, simak beberapa hal yang wajib Anda ketahui dalam ternak ayam kampung seperti berikut ini.

Jenis ayam kampung bervariasi. Anda bisa memilih jenis ayam kampung yang paling potensial untuk diternakkan. Selain itu, sesuaikan dengan kondisi cuaca yang ada di lingkungan Anda.

Di setiap daerah pun memiliki jenis ayam kampung yang menjadi mayoritas dan paling banyak untuk dibudidayakan. Oleh karena itu, lakukanlah survei kecil untuk mengetahui jenis ayam kampung apa yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat yang ada di lingkungan Anda.

Pemilihan bibit yang berkualitas

Pilihlah bibit yang berkualitas. Jika memiliki teman yang sudah beternak ayam kampung sejak lama, tidak ada salahnya mencari bibit ayam yang berkualitas kepadanya. Namun, jika tidak memiliki channel, Anda bisa mencari DOC ayam kampung di peternakan yang sudah terkenal dan tepercaya.

Pilihlah DOC ayam dari indukan yang berkualitas. DOC tersebut akan memiliki kualitas yang sama dengan indukannya. Selain memilih DOC, Anda juga bisa memilih indukan berkualitas yang terbukti bisa menghasilkan telur berkualitas pula.

Ciri DOC yang berkualitas adalah menetas di waktu yang tepat, mata cerah dan lebih bersinar, mampu berdiri dengan tegap dan lincah, serta tidak memiliki kecacatan fisik.

Air minum

Cara memulai ternak ayam kampung yang harus diperhatikan adalah air minumnya. Air minum harus selalu diteliti apakah masih tercukupi dan kondisinya bagaimana. Ketika musim hujan tiba, Anda harus rajin mengecek air minum di dalam kandang ayam. Hal itu dikarenakan kondisi air menjadi tidak berkualitas ketika musim hujan tiba.

Jika air di dalam kandang ayam bercampur dengan air hujan, bisa menyebabkan berbagai macam bakteri dan kuman masuk ke tubuh ayam. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memperhatikan apakah air yang diberikan bersih, tidak berwarna, dan tidak berbau.

Pakan ayam

Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah pemberian pakan. Pakan adalah makanan yang mudah lembap sehingga bisa memicu pertumbuhan jamur dan mikroorganisme lainnya. Oleh karena itu, perhatikan pakan ayam apakah masih memiliki kualitas bagus atau tidak. Pakan ayam yang sudah menurun kualitasnya akan berbau tengik, berubah warna, dan ditumbuhi oleh parasit.

Waspada penyakit

Meski memiliki sistem imun yang tinggi dibanding jenis ayam yang lainnya, Anda harus waspada terhadap berbagai macam penyakit ayam yang bisa menyerang. Penyakit tersebut misalnya adalah influenza, diare, dan lainnya.

Saat musim kemarau penularan penyakit bisa melalui udara, sedangkan saat penghujan penularan bisa melalui air minum. Pencegahannya bisa memberikan vitamin agar daya tahan tubuh ayam menjadi stabil.

 

Kategori
Uncategorized

Tips Dan Trik Untuk Peternak Baru

Dari sudut kacamata bisnis, ternak ayam kampung menjadi salah satu bisnis yang sangat menarik untuk kita tekuni. Alasannya adalah membudidayakan ayam kampung dirasa cukup mudah dibandingkan dengan ternak ayam broiler. Apalagi yang perlu kita perhatikan yaitu harga dari ayam kampung sendiri saat ini cenderung naik berbanding terbalik dengan harga ayam broiler yang lebih fluktuatif. Jika anda ingin memulai usaha di bidang peternakan khususnya usaha ternak ayam kampung perlu memperhatikan beberapa hal seperti berikut ini:

Gali informasi sebelum beternak

Apapun jenis usaha yang akan anda jalani pastinya, diperlukan informasi serta pengetahuan yang cukup sehingga hasil dari usaha yang anda jalani bisa mencapai kesuksesan, tidak terkecuali dengan bisnis ternak ayam kampung. Jangan sampai ketika sedang memulai bisnis ini, anda akan merasa kebingungan di tengah jalan dan tidak mampu menguasai teknis beternak yang baik sehingga hasilnya tidak akan bisa optimal serta ancaman kegagalan pun bisa menjumpai anda. Oleh karena itu, pelajari bagaimana teknis beternak ayam kampung yang baik dan ketahui bagaimana proses pembibitan, perawatan, hingga proses perkembangbiakannya bisa anda kuasai dengan baik. Anda pun bisa mencari informasi tersebut di berbagai media online, buku, maupun majalah seperti yang Anda lakukan saat ini.

Selain itu jalin komunikasi dengan para peternak ayam kampung yang lain, yang bisa diajak bertukar pikiran tentang pengalaman beternak ayam kampung. Jika anda masih memulai usaha ternak ayam kampung anda bisa melakukan kerjasama pembelian bibit ayam kampung dari beternak yang bersangkutan.

Anda juga bisa mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan budidaya ayam kampung oleh beberapa instansi baik dari dinas pertanian maupun dari swasta. Kegiatan tersebut bisa membantu anda dalam memperkaya pengetahuan serta memperoleh petunjuk teknis cara ternak ayam kampung yang benar dan sesuai dengan anjuran.

Perhatikan Persyaratan Beternak Ayam

Sejak jaman dahulu kala petani kita sudah melakukan ternak ayam kampung dengan sistem umbaran, namun ternyata pola pemeliharaan umbaran kurang efisien untuk dijalankan di masa sekarang karena pemeliharaan yang ala kadarnya serta pertumbuhan bobot ayam dan produksi telur nya masih cukup rendah.

Sebagai contohnya apabila beternak ayam kampung secara tradisional atau umbaran Anda membutuhkan waktu hampir 6 bulan untuk mencapai bobot 1 kg ayam kampung, sedangkan jika kita beternak secara intensif kita hanya membutuhkan waktu sekitar 2-2,5 bulan untuk mendapatkan ayam pedaging yang siap jual.

jika ingin memulai bisnis ternak ayam kampung sebaiknya Anda harus memperhatikan betul persyaratan lokasi serta teknik budidaya yang sesuai dengan standar peternakan. Apabila kondisi peternakan baik maka bisa membuat para peternak menjalankan usahanya secara fokus.

Fokus Menentukan Arah Usaha

Sedari awal tentukan arah usaha peternakannya, mau bisnis ayam pedaging atau ayam petelur. Hal ini untuk memilih DOC (bibit ayam kampung) yang tepat dan sesuai dengan bibit untuk petelur atau pedaging, sehingga hasil dari ternak bisa optimal. Kesalahan yang sering dilakukan oleh petani kita adalah kurang fokus dalam memilih jenis usaha, kebanyakan dari mereka beternak kedua-duanya tanpa memisahakan bibit ayam kampung (DOC) sesuai dengan tipe perkembangannya. Akibatnya hasil ternak pun kurang optimal dan rugi dari sisi biaya pemeliharaan.

Yang perlu menjadi cacatan penting adalah DOC petelur dan DOC pedaging berbeda dalam sistem pemeliharaanya. DOC petelur dalam pemeliharaanya lebih difokuskan kepada percepatan bertelur dan kuantitas telur ayam, sedangkan DOC pedaging pemeliharaanya lebih pada kualitas dagingnya dan lama pemeliharaan. Jadi, sebaiknya DOC petelur dan DOC pedaging jangan sampai tertukar pemeliharaannya karena bisa berdampak langsung terhadap biaya pemeliharaan.

Mulailah Dari Tahapan Termudah Bagi Pemula

Bagi Anda yang mau memulai bisnis ternak ayam kampung sebaiknya menggunakan tahapan termudah dalam memulai peternakannya, hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko kegagalan dalam segi investasi dan pendanaan. Berikut ini kami sampaikan beberapa langkah sederhana dalam memulai bisnis ternak ayam kampung.

Jika Anda memilih menjalankan ternak ayam kampung pedaging, sebaiknya memulai bisnis ini dengan membeli DOC untuk dikembangbiakan. Cara pemeliharaan ayam pedaging dirasa cukup mudah dibandingkan pelihara ayam petelur. Waktu pembesaran ayam pedaging hingga siap panen cenderung lebih singkat sekitar 2 – 2,5 bulan. Apabila sudah melewati tahapan pembesaran ayam pedaging, Anda bisa memulai menambah segmen usaha seperti pembibitan ayam pedaging maupun ternak ayam petelur.

Untuk Anda yang mau memulai bisnis ayam kampung petelur, bisa memulai usaha dengan membeli dara ayam petelur berusia 4 hingga 5 bulan. Pelihara ayam tersebut sampai siap untuk menghasilkan telur pada usia 6 bulan. Cara ini terbilang cukup singkat dan efektif daripada membeli DOC yang membutuhkan waktu pemeliharaan lebih lama dan untuk mengurangi resiko selama masa pemeliharaan.

Namun demikian, Anda juga bisa membeli DOC petelur dengan mempertimbangkan memudahkan adaptasi ayam terhadap lingkungan baru sehingga lebih mudah dalam menghasilkan telur. Yang menjadi catatan penting adalah Anda perlu didampingi oleh orang yang sudah pengalaman di bidang ternak ayam kampung sehingga memudahkan dalam berkonsultasi serta bisa memastikan bahwa usaha ternak yang kita rintis bisa berjalan dengan baik.

Pelajari Waktu Memulai Beternak

Dalam memulai beternak ayam kampung perlu mempertimbangkan keadaan musim, karena bisa berpengaruh terhadap hasil ternak. Kami menyarankan untuk memulai beternak ayam kampung ketika musim kemarau atau awal musim kemarau. Pada musim tersebut, kita akan lebih mudah dalam proses pemeliharaan.

 

Kami contohkan, pada musim kemarau Anda lebih mudah dalam memelihara DOC pada malam hari karena cuacanya cukup mendukung. Namun jika dilakukan pada musim penghujan, pemeliharaan DOC akan lebih repot karena kelembapannya tinggi dan cuaca yang dingin. Apalagi ketika memasuki pancaroba atau pergantian musim, DOC lebih gampang terserang penyakit.

“Apabila Anda terpaksa memulai beternak ayam kampung ketika musim penghujan, kami sarankan untuk memelihara doc di kandang yang memiliki pemanas. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalkan serangan penyakit dan kematian. Kami tidak menyarankan memulai beternak ayam kampung ketika masa pancaroba”

Dalam beternak ayam kampung bisa dilakukan sepanjang tahun karena memang permintaan akan ketersediaan ayam kampung cukup stabil, begitupun dengan harganya yang cenderung stabil dan makin merangkak naik. Lonjakan harga dan permintaan pasar biasanya terjadi pada waktu hari raya. Sebaiknya menjelang hari raya, produksinya digenjot untuk memenuhi permintaan pasar.

Perhatikan Perlengkapan Ternak dan Manajemen Pemeliharaan

Anda perlu memperhatikan kelengkapan peralatan ternak serta melakukan manajemen pemeliharaan yang sesuai standar. Pastikan berbagai kebutuhan ternak sudah mencukupi dalam hal jumlah serta kualitasnya. Pada umumnya peternakan yang sudah melakukan teknik pemeliharaan sesuai standar sudah mempunyai perlengkapan yang memadai.

Jagalah kebersihan kandang ayam, pastikan tempat pakan dan minum sesuai dengan jumlah ayam yang dipelihara. Bersihkan kandang beserta peralatannya tidak terkecuali tempat pakan dan minum ketika sudah mulai kotor. Peralatan lain yang harus dimiliki oleh peternakan ayam kampung yaitu perlengkapan pembibitan seperti genset dan cooling room. Genset digunakan untuk mengantisipasi pemadaman listrik PLN karena bisa mengganggu proses penetasan telur. Apabila listrik terlalu lama padam maka telur terancam tidak bisa menetas. Dalam proses penetasan telur diperlukan mesin tetas yang dipakai secara manual maupun otomatis.

Perlengkapan lain yang tidak kalah pentingnya yaitu cooling room dipakai dalam masa pembibitan yang merupakan ruang khusus tempat menyimpan telur yang memakai pendingin udara. Fungsi dari cooling room adalah sebagai media penyimpan sementara telur tetas sebelum dijual atau sebelum dimasukkan ke dalam mesin penetasan. Untuk menyimpan telur tetas di cooling room sebaiknya memakai suhu dibawah suhu normal ruangan yaitu sekitar 25°C , gunanya untuk mencegah pertumbuhan embrio terlalu dini sebelum dimasukkan ke dalam mesin penetasan.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan dalam beternak ayam kampung yaitu menajemen pemeliharaan yang baik. Aturlah waktu dalam pemeliharan ternak, mulai dari perawatan kandang, pemberian pakan ternak, pemberian vaksin dan penyemprotan disinfektan pada kandang. Buatlah catatan pada masing-masing periode beternak untuk digunakan sebagai bahan evaluasi beternak ke depan

Kategori
Tips Uncategorized

Cara Memulai Usaha Ternak Ayam Petelur

Memiliki usaha menjadi salah satu cara mencari penghasilan. Salah satu jenis usaha yang menguntungkan adalah usaha ternak ayam petelur. Cara memulai usaha ternak ayam petelur sangat mudah dilakukan pebisnis pemula. Berikut ini penjelasan untuk memulai bisnis ternak ayam petelur.

1. Mencari Lokasi Kandang
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan kandang ayam. Kandang ayam petelur harus dibuat dengan baik dan sesuai. Penentuan lokasinya pun juga sangat penting. Lokasi kandang ayam petelur sebaiknya jangan di sekitar pemukiman.

Kandang ayam cenderung menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu. Lokasinya harus jauh dari rumah warga. Selain karena baunya, letak kandang ayam harus jauh dari pemukiman untuk menjaga kondisi ayam petelur.

Ayam petelur akan merasa stres jika lingkungan di sekitarnya terlalu ramai. Jika lokasinya jauh dari pemukiman, artinya kandang juga jauh dari kegiatan warga. Suasananya akan lebih tenang sehingga ayam petelur tidak stres. Telur yang dihasilkan akan berkualitas baik jika ayam tidak stres.

2. Menentukan Model Kandang
Usaha ternak ayam petelur membutuhkan juga bentuk kandang yang sesuai bagi ayam petelur. Ada model kandang koloni, salah satu model kandang yang menempatkan ayam dalam satu kandang yang luas. Jenis kandang ini pembuatannya sangat mudah, hanya saja saat mengumpulkan telur ayam akan sedikit kesulitan.

Lalu, ada kandang ayam model baterai. Jenis kandang ini hanya memberikan ruang terbatas untuk setiap ayam. Model kandang baterai sendiri banyak digunakan karena lebih efektif. Selain lebih mudah dalam saat panen telur, kandang baterai memanfaatkan lahan yang ada dengan baik.

3. Pilih Bibit Ayam Petelur dengan Baik
Ayam petelur di Indonesia ada dua ras, ayam yang menghasilkan telur berwarna coklat dan putih. Namun dari dua ayam petelur itu sebetulnya tidak ada perbedaan yang mencolok. Hanya warna telurnya saja yang berbeda. Ukuran telur putih cenderung lebih kecil dari yang coklat.

Hal terpenting di sini adalah dalam memilih bibit ayam petelurnya. Pastikan tidak ada cacat fisik, bulu lebat, dan terlihat sehat. Untuk itu perlu membeli bibit di tempat yang terpercaya. Pemilihan bibit ini nantinya akan berpengaruh pada kualitas telur yang diproduksi.

4. Pakan yang Baik
Selain memperhatikan dengan baik bibit ayam petelur, pemilihan pakan juga harus dipilih dengan baik. Ayam petelur yang diberi makanan yang kaya nutrisi akan menghasilkan telur yang lebih berkualitas.

Usahakan membeli pakan ayam yang kandungannya lengkap, ada karbohidrat, protein, mineral, hingga vitamin. Pakan yang kandungannya lengkap bisa diperoleh dari campuran konsentrat jagung dan dedak. Berikan porsi yang pas agar ayam tidak kegemukan atau sebaliknya.

5. Jaga Kesehatan dan Kebersihan Ayam
Kesehatan ayam juga penting untuk dikontrol dan diawasi. Ada vaksin vitamin khusus ayam yang harus diberikan secara berkala. Ayam akan lebih kebal terhadap penyakit jika divaksin secara rutin. Kesehatan ayam juga dipengaruhi dari kondisi kandang. Pastikan membersihkan kandang dengan baik dan rutin.

6. Sortir Telur saat Masa Panen
Saat masa panen jangan lupa untuk menyortir telur yang akan dijual. Pisahkan telur yang berkualitas bagus dengan yang cacat. Cara membedakannya, telur yang cacat memiliki ukuran yang berbeda.Jika ukuran telur terlalu kecil atau terlalu besar, ditambah bentuknya yang terlalu lonjong atau terlalu gepeng, itu tandanya kualitasnya tidak baik. Jangan sampai ikut terjual.

Kategori
Tips

Pentingnya Kebersihan Kandang Ayam Petelur

Produktivitas binatang unggas ini dipengaruhi oleh stres. Semakin merasa tidak nyaman bisa membuat mereka semakin stress, sehingga jumlah produksi telurnya gagal. Maka agar dapat meminimalisirnya, jaga kebersihan kandang ayam petelur dengan baik supaya mereka bisa merasa nyaman, sekaligus memutus penyebaran penyakit. Penyakit yang timbul pada ternak bisa memberikan kerugian dan menambah biaya perawatan ternak.

Telur akan terlihat lebih segar bila kebersihannya dijaga dengan rutin. Telur kurang sehat dan tidak segar pasti aromanya anyir bahkan busuk. Bahkan terkadang terasa tidak sedap aromanya. Tidak hanya itu saja, dengan menjaga kebersihan kandang ayam petelur bisa membuat mereka bebas dari penyakit.

Saat ruangannya bersih, pembeli pasti nyaman saat mengecek langsung di kandang sehingga menambah tingkat kepercayaan pembeli. Berbeda sekali bila kondisinya kotor, calon pembeli pasti berpikir dua kali saat ingin membeli telurnya. Setidaknya kebersihannya ini bisa membuat Anda tidak bosan saat berada di kandang karena sedap dipandang.

Kategori
Tips

Tips Sukses Ternak Ayam Potong

Bagi Anda yang ingin menggeluti bisnis ternak ayam potong, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba:

Mencari Supplier yang Berkualitas
Kualitas DOC atau bibit ayam potong sangat menentukan keberhasilan suatu peternakan. Oleh karena itu, pilihlah supplier yang menyediakan DOC sehat dan terhindar dari indikasi penyakit ternak.

Anda juga dapat memilih supplier terkenal dan memiliki banyak pelanggan karena reputasi yang baik menandakan produk yang baik pula.

Menentukan Lokasi dan Membuat Kandang
Sebelum mendirikan kandang ternak ayam potong, lakukan pemilihan lokasi yang tepat agar tidak menimbulkan masalah lingkungan di kemudian hari. Usahakan untuk memilih tempat yang jauh dari pemukiman warga dan fasilitas umum.

Perhatikan Makanan dan Kesehatan
Saat beternak ayam, Anda harus memastikan bahwa pakan ayam yang diberikan mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin. Selain itu, berikan pakan dengan sistem ad libitum atau selalu tersedia tanpa dibatasi.

Saat beternak ayam, Anda harus memastikan bahwa pakan ayam yang diberikan mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin. Selain itu, berikan pakan dengan sistem ad libitum atau selalu tersedia tanpa dibatasi.

Perhatikan Pemeliharaan Ayam Potong yang Tepat
Cara ternak ayam potong rumahan terbilang mudah selama semua kebutuhan ayam termasuk obat dan vaksinnya terpenuhi. Namun, Anda juga perlu memantau pemeliharaan sehari-hari.

Lakukan Sanitasi Secara Rutin
Usaha ternak ayam potong tak hanya berkaitan dengan pemeliharaan dan pemanenan, namun juga meliputi sanitasi pasca panen. Adapun tujuan dari sanitasi adalah untuk menghilangkan hama dan bibit penyakit agar aman untuk siklus ternak berikutnya.