Kategori
Uncategorized

TEST KEKOKOHAN SEKAT BATRAI GALVANIS

 

Kategori
Uncategorized

MENGATASI NIPPLE BOCOR ATAU MAMPAT

Nipple bocor atau mampat bisa disebabkan beberapa faktor, perlu di teliti penyebabnya terlebih dahulu, berikut ini beberapa kasus dan paduan mengatasinya :

1) Harus pakai Box air atau Regulator

Fungsi utama Box Kontrol atau Regulator adalah untuk menurunkan tekanan air dari torent utama sebelum air menuju ke nipple.

Misalkan kita pakai torent air 500 liter dan langsung ditembak ke nipple maka dipastikan nipple akan bocor karena mendapat tekanan sebesar 500 Kg.

Selain itu tekanan air yang terlalu besar membuat air muncrat keras saat nipple dipacok ayam. Apakah ini bahaya? Ya ini bahaya karena ayam sangat mudah trauma dan stres, mengakibatkan ayam tidak mau memacok nipple lagi dan mulai terkena dehidrasi.

Solusi = Harus menggunakan Regulator / Box kontrol air
Target yang benar air keluar hanya berupa tetesan.

3) Bor pipa harus sempurna

Kategori
Uncategorized

CARA PEMASANGAN NIPPLE KE PIPA

Banyak yang meremehkan tentang melubangi pipa. Kenyataannya lubang yang kurang sempurna bisa mengganggu kinerja nipple.
Kasus umumnya nipple menjadi rembes & bocor, kalau diperhatikan ternyata bukan masalah di nipplenya namun masalah di ketidak sempurnaan lubang pipa.

Untuk itu pastikan membeli Pipa bor/Pipa minum di Cv. Abadi Farm Kediri

Kategori
Uncategorized

TINGGI KANDANG AYAM PETELUR YANG BAIK

Banyak yang bertanya “Pak berapa jarak tanah dengan ayam yang baik?”
Jawabnya adalah usahakan minimal 1 meter, kalau bisa lebih akan semakin baik.

 

 

Manfaat kondisi ini luar biasa banyak. Hempasan angin membuat kotoran cepat kering dan bau amoniak hilang sekejap. Ayam menjadi segar sehat dan napsu makan terjaga. Produksi telur di angka FCR 2.1 – 2.2 (kalau amoniak tinggi FCR bisa 2.3 – 2.6).

Dan limbah kotoran kering ini paling disukai oleh petani maupun makelar pupuk.
Karena kandang lain umumnya kotoran basah, timbangan lebih berat tapi isinya air.
Kalau kering ini 100% murni pupuk kotoran ayam. Dijual laku jadi duit. Lumayan tambah pemasukan untuk upah tenaga kandang.

Butuh peralatan ternak? CV. ABADI FARM KEDIRI SOLUSINYA

Kategori
Uncategorized

Talang Pakan I Tempat Makan Ayam

Talang tempat makan ayam petelur terbuat dari plastik  mirip seperti pipa pralon dibelah dua, tapi ini dicetak sudah berbentuk setengah lingkaran asli dari pabriknya.

Bagian ujungnya tumpul sehingga aman ketika tersentuh leher ayam.

Talang ini paling ekonomis dibanding semua produk lain.
Awet bisa tahan 10 tahun bahkan lebih.
Harga terjangkau dan cepat balik modal.

Setiap 1 lonjor talang pakan panjangnya 4 meter .


Spesifikasi & Keterangan =

+ Panjang 400 cm
+ Diameter 15 cm / 6 inch
+ Tinggi 7 cm
+ Tebal 1,5 mm
+ Material PVC Murni (bukan daur ulang)
+ Ketahanan 10 tahun tergantung perawatan
Cara Applikasi =
+ Dicantolkan menempel ke kandang baterai atau bambu menggunakan kawat besar atau pakai Gantungan Talang 6 inch

KELEBIHAN =
+ Kelenturan membuktikan kemurnian material
+ PVC Murni paling awet dan tahan cuaca panas dingin kandang
+ Bentuk setengah lingkaran sehingga mudah untuk anak kandang dalam meratakan pakan
+ Mudah dibersihkan sehingga tidak akan ada sisa pakan yg berjamur di talang

Kategori
Uncategorized

PANDUAN UMUM CARA TERNAK AYAM KAMPUNG

Sebagian orang menganggap ternak ayam kampung sama dengan ayam buras. Padahal ada perbedaan istilah antara ayam buras dan ayam kampung. Istilah ayam buras digunakan untuk menyebut jenis ayam yang bukan ras, untuk membedakannya dengan golongan ayam ras seperti ayam broiler ayam ras petelur. Ayam kampung termasuk golongan ayam buras. Jenis-jenis ayam buras lain diantaranya ayam bangkok, ayam pelung, ayam arab, ayam kedu, ayam katai, ayam nunukan dan lain-lain.

Awalnya ternak ayam kampung banyak dilakukan secara subsisten alias sebagai sampingan saja. Ayam kampung dipelihara di pekarangan-pekarangan dengan sistem umbaran, atau di lepas liarkan. Tujuan ternak ayam kampung untuk diambil dagingnya karena produksi telurnya relatif rendah.

Seriring meningkatnya permintaan ayam kampung baik daging maupun telurnya, ternak ayam kampung kini banyak diusahakan secara semi intensif dan intensif. Ternak ayam kampung pun tidak hanya diambil dagingnya, melainkan banyak yang berorientasi pada telur.

Untuk produksi telur, sebagian peternak lebih memilih jenis ayam buras lainnya yang memiliki produktivitas lebih tinggi. Diantaranya jenis ayam arab dan ayam pocin. Dimana karakteristik telurnya mirip dengan ayam kampung. Sebagai perbandingan, produktivitas telur ternak ayam kampung hanya mencapai 115 butir per tahun, sedangkan ayam arab bisa mencapai 225 butir telur per tahun.

Sistem ternak ayam kampung

Seperti sudah disinggung sebelumnya, ada berbagai metode ternak ayam kampung. Yaitu dengan sistem umbaran dan semi intensif. Metode ternak ini menentukan tipe kandang yang harus disiapkan.

a. Sistem umbaran

Untuk ternak ayam kampung sistem umbaran, tidak ada ketentuan bentuk kandang. Oleh karena itu sering juga disebut kandang asalan. Hal terpenting kandang tersebut bisa melindungi ayam dari dinginnya malam dan tangan-tangan jahil. Payam sistem umbaran, ayam dibiarkan lepas liar. Pada pagi hari ayam dilepaskan dan menjelang sore ayam dimasukkan dalam kandang.

Sistem umbaran ini cocok dilakukan di desa-desa yang masih huniannya masih memiliki pekarangan luas. Dengan sistem umbaran, peternak lebih hemat dalam memberikan pakan dan perawatan harian. Ayam biasanya mencari tambahan pakan sendiri. Namun kelemahannya, produktivitas ternak ayam kampung dengan sistem ini sangat rendah. Selain itu, ayam menjadi liar bahkan sampai tidak mau masuk kandang dan tidur dengan bertengger di pohon-pohon.

Perkawinan pada ternak ayam kampung sistem umbaran terjadi secara alami seperti di alam bebas. Biasanya betina yang bertelur akan mengerami telurnya sendiri hingga menetas dan memelihara anak-anak mereka. Peternak hanya perlu menyediakan tempat mengeram yang nyaman bagi induk betina.

b. Sistem semi intensif

Untuk sistem semi intensif bisa digunakan kandang tipe pekarangan. Kandang tipe ini berupa hamparan lahan yang sekelilingnya dipagari agar ayam tidak bisa keluar dari lingkungan kandang. Dalam areal kandang disediakan kandang terutup tempat ayam beristirahat atau berteduh dari hujan.

Tipe kandang pekarangan sebaiknya dibiarkan beralaskan tanah dan ditumbuhi hijauan seperti rerumputan. Sesekali tanah bisa dicangkuli agar tidak terlalu padat sehingga cacing tanah bisa tumbuh untuk pakan alami ayam. Tipa kandang lain seperti tipe postal dan tipe baterai jarang digunakan untuk ternak ayam kampung. Alasannya, karena biaya pembuatan dan operasionalnya tidak sebanding dengan produktivitas ayam kampung. Kecuali untuk beberapa jenis ayam buras lainnya seperti ayam arab, ayam poncin, ayam nunukan dan ayam kampung unggul hasil silangan.

Perkawinan pada sistem semi intensif, memanfaatkan kandang koloni. Kandang berukuran luas 1×2 meter dengan tinggi 0.75-100 cm. Kandang sebesar ini bisa dihuni oleh 6 induk betina dan 1 ekor jantan. Perkawinan bisa terjadi dalam beberapa hari. Setelah induk betina dikawini pejantan, dalam tempo tiga hari telur yang dihasilkan bisa dipastikan fertil atau bisa menetas (tiga hari terhitung sejak kawin bukan masuk kandang).

Telur yang dihasilkan dalam kandang koloni segera dikeluarkan dan diambil untuk dierami oleh indukan lain. Atau bisa juga dierami unggas lain seperti entog atau bebek. Atau bisa menggunakan inkubator. Bila indukan betina dalam kandang koloni mengalami masa mengeram bisa dihilangkan dengan diguyur atau direndamnya dalam air bersih.

Memelihara ayam kampung

Ayam kampung merupakan ayam lokal asli. Konon ayam ini berasal dari ayam hutan yang dijinakan. Jangan terkecoh dengan jenis-jenis ayam buras lain seperti ayam katai dan ayam arab. Meskipun kini banyak dijumpai hasil silangan ayam kampung untuk meningkatkan produktivitasnya. Kelebihan ayam kampung mempunyai daya tahan yang cukup kuat terhadap penyakit.

Bibit ayam kampung bisa didapatkan dengan membeli dalam bentuk telur, Day Old Chicken (DOC), atau indukan. Bila membeli dalam bentuk telur, pastikan mengetahui asal-usul telur tersebut. Bila memilih bibit dari DOC, kenali ciri-ciri yang baik antara lain tidak cacat, berdiri tegap, mata bersinar, pusar terserap sempurna, dan bulu bersih.

Ternak ayam kampung biasanya tidak membedakan antara ayam petelur dan ayam pedaging. Produktivitas bertelur ayam kampung sangat rendah, sekitar 115 butir per tahun. Pertumbuhannya juga lambat, hingga umur 2 bulan ukuran ayam masih sebesar kepalan tangan orang dewasa. Baru pada umur 8-12 bulan ayam kampung sudah siap untuk ukuran konsumsi.

Ada anggapan keliru mengenai ayam kampung, yaitu ayam betina hanya bisa bertelur apabila dikawini oleh pejantan. Pendapat itu keliru, karena ayam kampung seperti juga ayam ras petelur dan unggas lainnya bisa bertelur meski tidak dikawini. Ayam kampung juga bisa produktif asal mendapatkan perlakuan dan pemberian pakan yang tepat. Telur yang dihasilkan karena tidak dikawini infertil dan tidak akan menetas.Ayam kampung sudah bisa bertelur setelah berumur 6 bulan.

Tidak seperti ayam ras, betina ayam kampung mempunyai naluri yang tinggi untuk mengerami telur dan memelihara anaknya. Saat periode mengerami dan mengasuh anak, ayam betina menjadi agresif untuk melindungi anaknya.

Ada hal yang harus dipantang dalam ternak ayam kampung asli, yakni jangan mengurung ayam 24 jam dan jangan hanya memberikan pakan pabrikan saja. Bila kedua hal tersebut dilakukan, siap-siap untuk merugi. Ayam kampung asli yang dikurung 24 jam artinya harus diberikan pakan buatan secara terus menerus. Alhasil, karena pertumbuhannya lambat, biaya pakan yang dikeluarkan tidak akan menutupi ongkos produksi.

Jadi bagaimana cara memelihara ayam kampung agar untung? Biarkan pekarangan di dalam pagar beralaskan tanah ditumbuhi rerumputan. Lingkungan seperti itu akan memberikan pakan alami bagi ayam. Hijauan akan tumbuh sebagai pakan tambahan dan cacing tanah juga bisa memenuhi kebutuhan protein ayam. Ada kebiasaan ayam memakan kerikil untuk membantu pencernaan di dalam tembolok mereka. Pakan buatan diberikan tidak secara intensif, hanya 2-3 kali saja sehari. Sisanya biarkan ayam mencarinya sendiri.

Pakan ayam kampung

Tidak banyak pabrikan yang memproduksi pakan untuk ayam kampung, beberapa ada pakan untuk ayam buras jenis lain seperti ayam arab, ayam poncin, ayam kampung unggul. Bila pakan ayam ras diberikan untuk ternak ayam kampung bisa dipastikan biaya produksinya terlalu mahal. Secara umum, kebutuhan pakan untuk ternak ayam kampung adalah sebagai berikut:

Umur (minggu) Kebutuhan pakan (gram/hari)
1 7
2 19
3 34
4 47
5 58
6 66
7 72
8 (lebih) 74

Untuk menyiasati mahalnya pakan, peternak bisa meramu pakan buatan. Ayam kampung membutuhkan pakan yang mengandung protein kasar 12% dan energi sebesar 2500 kkal/kg. Berikut cara membuat pakan untuk ayam kampung:

  • Pakan untuk ayam umur 0-2 bulan bisa menggunakan pakan ayam broiler. Untuk umur ayam 2-4 bulan bisa diberikan pakan broiler dicampur dengan dedak dan jagung dengan perbandingan 1:3:1.
  • Untuk ayam dengan umur di atas 4 bulan, bisa diberikan campuran antara layer dan dedak atau jagung dengan perbandingan 1:2. Berikan pula hijauan sebanyak 20 % dari kebutuhan pakannya. Kebutuhan pakan sekitar 7-8 gram per hari, bisa diberikan 2-3 kali sehari.
  • Untuk ayam yang masuk periode bertelur, biasanya umur lebih dari 6 bulan, berikan pakan berupa campuran dari layer dan dedak dengan perbandingan 1:1. Dan tambahkan hijauan sebanyak 25% dari kebutuhan pakannya. Kebutuhan pakan untuk periode ini 85 gram per hari, bisa diberikan 2-3 kali sehari.
  • Bila tidak mau membeli pakan pabrikan, bisa dibuatkan pakan dari sumber alternatif. Berikut bahan-bahan yang bisa dijadikan pakan untuk ternak ayam kampung: talas (umbi dan daunnya), beras paling murah, dedak, tepung tulang atau cangkang keong. Cara membuatnya lihat tips di bawah.
  • Sebagai pakan tambahan bisa dicarikan sisa-sisa makanan rumah tangga atau restoran atau sisa pengolahan pangan seperti ampas tahu.
  • Pekarangan yang dibiarkan dan dirawat agar tumbuh hijauan juga membantu menyediakan pakan tambahan bagi ayam kampung.
Kategori
Uncategorized

Jenis-jenis Ayam Ternak

Ayam adalah hewan yang mana dagingnya bisa dijadikan makanan lezat. Jenis hewan ini mempunyai tingkat konsumsi yang lebih tinggi daripada daging ikan yang harganya cenderung lebih murah.

Tingginya minat konsumsi ini membuat tingkat permintaan pasar terus mengalami peningkatan, sehingga masyarakat mulai banyak yang tertarik untuk masuk ke dalam dunia bisnis peternakan ayam.

Sebelum Anda memulai usaha dalam bidang peternakan ayam, penting sekali bagi Anda untuk menentukan tujuan pemeliharaannya, apakah untuk menjual daging atau telur ayam. Secara umum, terdapat dua jenis peternakan ayam sesuai dengan kategorinya, yaitu:

1. Peternakan Ayam Pedaging

Sama seperti namanya, mereka yang melakukan usaha ternak ayam daging akan menjual daging ayam sebagai komoditas utamanya. Untuk menemukannya pun sangat mudah, karena persediaannya yang melimpah di pasar. Bila Anda tertarik untuk memulai jenis bisnis peternakan ayam potong, maka Anda harus menemukan bibit ayam pedaging yang baik sebagai modal awal.

Tapi, ayam pedaging pun terbagi lagi menjadi delapan jenis. Setiap ayam pedaging tersebut mempunyai perbedaannya tersendiri, baik itu dari sisi masa panen, bentuk, hingga harga jualnya. Berikut ini adalah kedelapan jenis ayam pedaging tersebut:

  • Ayam broiler: Ayam dengan bulu putih dan harganya sangat terjangkau, serta perkembangan yang lebih cepat.
  • Ayam kampung super (Joper): Jenis ayam hasil persilangan antara ayam jantan kampung dengan betina petelur cokelat dengan masa pertumbuhan selama 60 hari.
  • Ayam kampung asli (AKA): Jenis ayam kampung yang banyak ditemukan di daerah pedesaan dengan sistem pemeliharaan yang dibiarkan berkeliaran.
  • Ayam kampung unggul Balitbangtan (KUB): Ayam dwiguna yang tergolong sebagai ayam pedaging ataupun ayam petelur.
  • Ayam pejantan: Ayam yang mempunyai harga jual lebih rendah dengan kualitas daging yang bagus.
  • Ayam brahma: Jenis ayam yang berasal dari India dengan postur tubuh besar, gagah, tinggi dan bisa mencapai 5 kg per ekor.
  • Ayam giant cochin: Jenis ayam pedaging yang hampir sama dengan ayam brahma, yang mana keduanya hanya dijadikan sebagai ayam hias.
  • Ayam pelung: Jenis ayam pedaging dan ayam hias yang memiliki suara kokok merdu.

2. Peternakan Ayam Petelur

Dalam peternakan ayam yang satu ini, Anda bisa mengandalkan berbagai telur yang dihasilkan oleh para ayam betina agar nantinya bisa dijual pada pelanggan. Untuk bisa mengembangkannya, Anda membutuhkan fasilitas sarang pengeraman yang pas agar bisa menghasilkan daya tetas yang tinggi.

Ayam petelur pun terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Ayam hibrida: Jenis ayam yang memiliki kebutuhan pakan lebih sedikit namun mampu menghasilkan telur sebanyak 280 butir per tahun.
  • Ayam sussex: Jenis ayam yang memiliki warna hitam dan putih serta mampu bertelur sebanyak 250 telur per tahun.
  • Ayam white leghorn: Ayam dengan bulu putih dan jengger tebal berwarna merah, serta mampu bertelur sebanyak 260 butir per tahun.
  • Ayam hamburg: Jenis ayam petelur yang mampu menghasilkan 200 butir telur per tahun dengan cangkang berwarna putih mengkilap.
  • Ayam plymouth rock: Jenis ayam dengan corak garis putih pada tubuhnya dan bisa bertelur sampai 200 butir per tahun.
  • Ayam maran: Jenis ayam dwiguna yang bisa dijadikan sebagai ayam petelur dan ayam pedaging.
  • Ayam ancona: Jenis ayam yang memiliki kemampuan bertelur sampai 250 telur pertahun yang mana bulunya sekilas hampir sama dengan plymouth rock.
  • Ayam buff orpington: Jenis ayam petelur dari Inggris yang mampu bertelur sampai 180 butir per tahun.
Kategori
Uncategorized

Tips Saat Melakukan Apkir Ayam Ternak

Ayam-ayam ternak yang sudah tidak produktif perlu diapkir. Setelah itu, ayam tersebut akan diganti dengan ayam lain untuk menjaga kontinuitas produksi. Apkir ayam menjadi salah satu tahapan yang penting karena dapat memengaruhi biaya produksi.

Oleh karena itu, penting bagi Anda yang baru saja ingin memulai usaha ternak ayam untuk memperhitungkan fase apkir. Pasalnya, setelah ayam diapkir, Anda harus segera mencari penggantinya, bahkan pengganti tersebut sebaiknya sudah ada sebelum ayam benar-benar diapkir agar kontinuitas produksi tidak terganggu.

Pemeliharaan ayam yang seharusnya diapkir dapat menurunkan pendapatan karena terjadi ketidakefisienan produksi. Produksi telur menurun, sedangkan kebutuhan pakan, minum, dan sarana produksi lainnya kemungkinan tidak berkurang. Itu sebabnya ayam yang sudah diapkir sering dijual menjadi ayam potong.

Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat melakukan apkir ayam ternak.

Ciri-ciri ayam yang akan diapkir

Ayam yang akan diapkir akan terlihat melemas, nafsu makan menurun, badan mulai mengecil, pertumbuhan bulu terganggu, serta jengger pucat atau timbul bintik-bintik.

Siapkan pengganti

Setelah melakukan pengapkiran ayam, peternak harus mulai melakukan persiapan untuk penggantian bibit. Jumlah bibit yang disiapkan harus sesuai dengan jumlah ayam yang akan diapkir.

Apkir dilakukan serentak

Pengapkiran ayam yang ideal dilakukan secara serentak, kecuali kasus tertentu, seperti terjadi kematian atau wabah penyakit. Pengapkiran yang serentak dimaksudkan untuk menghindari ketidakefisienan dalam pemeliharaan.

Apabila pengapkiran dilakukan tidak serentak, kemungkinan timbul gangguan pada ayam yang masih produktif. Penggantian ayam apkir dilakukan satu atau dua minggu setelah kandang dikosongkan.

Selama kandang dikosongkan, kandang perlu dibersihkan dengan cara dicuci dan didisinfeksi untuk membunuh semua mikroorganisme yang merugikan. Selain kandang, Anda juga perlu melakukan hal yang sama dengan seluruh peralatan yang akan digunakan.

Kategori
Uncategorized

Mengatasi Hama Gurem pada Ayam

Hama gurem biasa dijumpai pada peternakan hewan unggas seperti ayam, burung dara, ataupun mentok. Gurem akan menyerang unggas dengan berkelompok dalam jumlah banyak

Menggunakan air tembakau

Tembakau mengandung zat nikotin. Meski bagi manusia cukup berbahaya, nikotin bisa dimanfaatkan untuk membasmi serangga. Cara membuatnya, yakni dengan merendam 3 ons atau lebih tembakau dengan air hangat 500 cc—1 liter. Diamkan selama satu malam, lalu air rendaman dipakai untuk menyemprot sarang bertelur ayam.

Semprotkan secara merata ke sekitar. Jika ayam sudah terserang gurem, lakukan penyemprotan pada tubuh ayam. Namun, jangan lupa untuk memakai sarung tangan dan masker agar gurem tak menyerang tangan Anda dan cairan nikotin tidak tertelan

Menggunakan daun sirih

Daun sirih juga tidak disukai oleh mayoritas serangga termasuk gurem. Jika Anda memiliki kandang ayam atau ayam yang bertelur, Anda bisa mencari daun sirih sebanyak-banyaknya, lalu dirajang (dicincang kecil-kecil) dan ditaburkan di sekeliling sarang ayam atau kandang. Dengan begitu, serangga yang ada dalam kandang akan menjauh.

Daun sirih juga bisa ditaburkan di petarangan telur, agar gurem tidak berani mendekati lokasi petarangan.

Rimpang dan daun bengle/bangle

Gunakan rimpang dan daun bengle yang sudah diparut, lalu rendam dengan air hangat. Selanjutnya, semprotkan pada indukan ayam dan kandang. Cara ini sama efektifnya dengan menggunakan tembakau, bahkan dinilai lebih aman bagi manusianya.

Air jeruk nipis dan cuka

Air perasan jeruk nipis serta tambahan sedikit cuka dalam larutan juga terbukti mampu mengatasi hama gurem. Caranya Anda tinggal memeras jeruk nipis dan mencampurnya dengan sedikit cuka. Setelah itu, semprotkan pada induk ayam serta kandangnya.

Oli bekas

Oli bekas juga bisa Anda manfaatkan untuk mengatasi hama gurem. Caranya, dengan mengolesi sekeliling kandang dengan oli bekas. Jika menggunakan kandang panggung, Anda bisa melindungi tiang penyangga kandang dengan merendamnya pada oli bekas yang ditampung pada wadah.

Kategori
Uncategorized

Hal yang Wajib dalam Ternak Ayam Kampung

Saat ini, peluang bisnis ternak ayam ini masih sangat menjanjikan dikarenakan banyak restoran membutuhkan daging ayam kampung segar. Nah,bagi Anda yang tertarik untuk menggeluti bisnis ternak ayam kampung, simak beberapa hal yang wajib Anda ketahui dalam ternak ayam kampung seperti berikut ini.

Jenis ayam kampung bervariasi. Anda bisa memilih jenis ayam kampung yang paling potensial untuk diternakkan. Selain itu, sesuaikan dengan kondisi cuaca yang ada di lingkungan Anda.

Di setiap daerah pun memiliki jenis ayam kampung yang menjadi mayoritas dan paling banyak untuk dibudidayakan. Oleh karena itu, lakukanlah survei kecil untuk mengetahui jenis ayam kampung apa yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat yang ada di lingkungan Anda.

Pemilihan bibit yang berkualitas

Pilihlah bibit yang berkualitas. Jika memiliki teman yang sudah beternak ayam kampung sejak lama, tidak ada salahnya mencari bibit ayam yang berkualitas kepadanya. Namun, jika tidak memiliki channel, Anda bisa mencari DOC ayam kampung di peternakan yang sudah terkenal dan tepercaya.

Pilihlah DOC ayam dari indukan yang berkualitas. DOC tersebut akan memiliki kualitas yang sama dengan indukannya. Selain memilih DOC, Anda juga bisa memilih indukan berkualitas yang terbukti bisa menghasilkan telur berkualitas pula.

Ciri DOC yang berkualitas adalah menetas di waktu yang tepat, mata cerah dan lebih bersinar, mampu berdiri dengan tegap dan lincah, serta tidak memiliki kecacatan fisik.

Air minum

Cara memulai ternak ayam kampung yang harus diperhatikan adalah air minumnya. Air minum harus selalu diteliti apakah masih tercukupi dan kondisinya bagaimana. Ketika musim hujan tiba, Anda harus rajin mengecek air minum di dalam kandang ayam. Hal itu dikarenakan kondisi air menjadi tidak berkualitas ketika musim hujan tiba.

Jika air di dalam kandang ayam bercampur dengan air hujan, bisa menyebabkan berbagai macam bakteri dan kuman masuk ke tubuh ayam. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memperhatikan apakah air yang diberikan bersih, tidak berwarna, dan tidak berbau.

Pakan ayam

Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah pemberian pakan. Pakan adalah makanan yang mudah lembap sehingga bisa memicu pertumbuhan jamur dan mikroorganisme lainnya. Oleh karena itu, perhatikan pakan ayam apakah masih memiliki kualitas bagus atau tidak. Pakan ayam yang sudah menurun kualitasnya akan berbau tengik, berubah warna, dan ditumbuhi oleh parasit.

Waspada penyakit

Meski memiliki sistem imun yang tinggi dibanding jenis ayam yang lainnya, Anda harus waspada terhadap berbagai macam penyakit ayam yang bisa menyerang. Penyakit tersebut misalnya adalah influenza, diare, dan lainnya.

Saat musim kemarau penularan penyakit bisa melalui udara, sedangkan saat penghujan penularan bisa melalui air minum. Pencegahannya bisa memberikan vitamin agar daya tahan tubuh ayam menjadi stabil.