Kategori
Uncategorized

Panduan Membangun Kandang Ayam Petelur yang Ideal untuk Hasil Maksimal

Membangun kandang ayam petelur yang ideal adalah langkah penting untuk memastikan produktivitas dan kesehatan ayam. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Lokasi Kandang: Pilih lokasi yang jauh dari pemukiman, memiliki akses air bersih, dan mudah dijangkau untuk distribusi hasil ternak.
  2. Ukuran Kandang: Sesuaikan ukuran kandang dengan jumlah ayam. Idealnya, setiap ayam membutuhkan ruang sekitar 0,1-0,2 meter persegi.
  3. Material Kandang: Gunakan material yang kuat, tahan lama, dan mudah dibersihkan, seperti kayu atau bambu untuk kandang tradisional, atau besi untuk kandang modern.
  4. Ventilasi dan Pencahayaan: Pastikan kandang memiliki ventilasi yang cukup untuk sirkulasi udara dan pencahayaan yang memadai untuk mendukung produksi telur.
  5. Sistem Kandang: Pilih sistem kandang yang sesuai, seperti sistem baterai (battery cage) untuk efisiensi ruang atau sistem litter untuk kandang tradisional.

Dengan kandang yang ideal, ayam petelur akan lebih nyaman dan produktif.

Kategori
Uncategorized

Rahasia Meningkatkan Produksi Telur Ayam dengan Manajemen Kandang yang Tepat

Meningkatkan produksi telur ayam petelur tidak hanya bergantung pada kualitas bibit, tetapi juga pada manajemen kandang yang baik. Kandang yang nyaman dan terkelola dengan baik akan membuat ayam betah dan produktif. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan produksi telur:

  1. Kebersihan Kandang: Pastikan kandang selalu bersih dari kotoran dan sisa pakan. Kandang yang kotor dapat menjadi sarang penyakit dan menurunkan produktivitas ayam.
  2. Pencahayaan yang Cukup: Ayam petelur membutuhkan pencahayaan sekitar 14-16 jam per hari. Gunakan lampu tambahan jika diperlukan, terutama di malam hari, untuk merangsang produksi telur.
  3. Sirkulasi Udara yang Baik: Ventilasi yang baik akan menjaga suhu dan kelembapan kandang tetap optimal. Udara yang segar juga mencegah stres pada ayam.
  4. Pemberian Pakan Berkualitas: Berikan pakan yang mengandung nutrisi lengkap, seperti protein, kalsium, dan vitamin, untuk mendukung produksi telur.
  5. Manajemen Stres: Hindari kebisingan atau gangguan yang dapat membuat ayam stres. Ayam yang tenang cenderung lebih produktif.

Dengan manajemen kandang yang tepat, produksi telur ayam petelur dapat meningkat secara signifikan.

 

Kategori
Uncategorized

Panduan Memilih Kandang Ayam yang Tepat untuk Peternakan Anda

Memilih kandang ayam yang tepat adalah langkah penting untuk memastikan kesuksesan peternakan Anda. Kandang yang baik tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjaga kesehatan ayam Anda. Berikut adalah panduan untuk memilih kandang ayam yang sesuai dengan kebutuhan peternakan Anda:

  1. Perhatikan Jenis Ayam yang Diternakkan
    Setiap jenis ayam, baik petelur maupun pedaging, memiliki kebutuhan kandang yang berbeda. Ayam petelur memerlukan ruang yang cukup untuk bertelur dengan nyaman, sementara ayam pedaging membutuhkan ruang untuk bergerak agar pertumbuhannya optimal.
  2. Pilih Material Kandang yang Tahan Lama
    Material kandang harus kuat, tahan lama, dan mudah dibersihkan. Kayu, bambu, atau baja ringan sering digunakan. Pastikan material tahan terhadap cuaca dan serangan hama.
  3. Desain Kandang yang Memadai
    Pastikan kandang memiliki ventilasi yang baik untuk sirkulasi udara yang sehat. Selain itu, desain kandang harus memudahkan akses untuk memberi makan, minum, dan membersihkan.
  4. Pastikan Keamanan Kandang
    Kandang harus mampu melindungi ayam dari predator seperti tikus, ular, atau burung pemangsa. Gunakan kawat yang kokoh atau jaring pelindung.
  5. Ukuran Kandang yang Sesuai
    Sesuaikan ukuran kandang dengan jumlah ayam yang akan dipelihara. Kandang yang terlalu sempit dapat menyebabkan stres pada ayam, sementara kandang yang terlalu luas kurang efisien.

Memilih kandang ayam yang tepat membutuhkan perhatian terhadap berbagai faktor seperti kebutuhan ayam, material, dan desain. Dengan kandang yang berkualitas, peternakan Anda dapat berjalan lebih efisien dan produktif. Percayakan kebutuhan kandang ayam Anda pada penyedia terpercaya seperti CV. Abadi Farm Kediri untuk hasil terbaik.

Kategori
Uncategorized

Rahasia Meningkatkan Produksi Telur Ayam dengan Manajemen Kandang yang Tepat

Meningkatkan produksi telur ayam petelur tidak hanya bergantung pada kualitas bibit, tetapi juga pada manajemen kandang yang baik. Kandang yang nyaman dan terkelola dengan baik akan membuat ayam betah dan produktif. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan produksi telur:

  1. Kebersihan Kandang: Pastikan kandang selalu bersih dari kotoran dan sisa pakan. Kandang yang kotor dapat menjadi sarang penyakit dan menurunkan produktivitas ayam.
  2. Pencahayaan yang Cukup: Ayam petelur membutuhkan pencahayaan sekitar 14-16 jam per hari. Gunakan lampu tambahan jika diperlukan, terutama di malam hari, untuk merangsang produksi telur.
  3. Sirkulasi Udara yang Baik: Ventilasi yang baik akan menjaga suhu dan kelembapan kandang tetap optimal. Udara yang segar juga mencegah stres pada ayam.
  4. Pemberian Pakan Berkualitas: Berikan pakan yang mengandung nutrisi lengkap, seperti protein, kalsium, dan vitamin, untuk mendukung produksi telur.
  5. Manajemen Stres: Hindari kebisingan atau gangguan yang dapat membuat ayam stres. Ayam yang tenang cenderung lebih produktif.

Dengan manajemen kandang yang tepat, produksi telur ayam petelur dapat meningkat secara signifikan.

Kategori
Uncategorized

Usaha Ternak Puyuh 5000 Ekor Menguntungkan Untuk Pemula

Usaha puyuh petelur merupakan salah satu yang paling menjanjikan dan berpotensi dikembangkan di Indonesia. Hal ini tak lepas dari permintaan masyarakat yang terus meningkat, terutama seiring dengan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dan konsumsi protein hewani.

Data Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI), pada tahun 2020 permintaan telur puyuh per minggunya mencapai 16,5 juta butir, namun produksi nasional baru bisa mencapai 3,5 juta butir. Selisih tersebut menjadikan prospek budidaya burung puyuh memiliki harapan yang baik ke depannya.
Selain alasan di atas, modal ternak burung puyuh cukup murah. Ukuran burung puyuh yang kecil membuatnya tak membutuhkan lahan yang luas. Kemudian, penataan kandang burung puyuh dapat disusun bertingkat sehingga memudahkan Anda untuk mengembangkan bisnis ternak puyuh petelur rumahan.

Kemampuan produksi telur puyuh yang cepat dan tinggi membuat bisnis ternak burung puyuh menjadi nilai positif sebagai pertimbangan untuk memulai bisnis ini segera.

Usaha ternak puyuh yang menghasilkan banyak panen tambahan juga membuat peluang usaha ternak burung puyuh semakin diminati. Selain telur, usaha ternak puyuh juga dapat menghasilkan bulu, kotoran, dan daging afkir yang dapat ditukar dengan pundi-pundi uang. Bulu burung puyuh banyak digunakan untuk melukis, menjadi isian bantal, serta campuran pakan ternak.

Selanjutnya, kotoran burung puyuh dapat digunakan sebagai pupuk kandang. Selain itu, ketika masa produktivitas bisnis puyuh petelur sudah habis, Anda dapat menjualnya sebagai puyuh afkir yang dagingnya dapat dimanfaatkan guna olahan makanan lezat pula.

Sebelum memulai usaha telur puyuh, wajib hukumnya bagi Anda untuk melakukan analisis usaha ternak puyuh terlebih dahulu. Analisis usaha ternak puyuh harus dilakukan secara cermat dan hati-hati, agar Anda tidak mengalami kerugian di kemudian hari. Berikut adalah analisa ternak puyuh 5000 ekor.

B.  Modal Ternak Puyuh

1. Biaya tetap

Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah selama masa produksi, dan tidak dipengaruhi oleh jumlah output yang dihasilkan. Modal ternak puyuh petelur yang merupakan biaya tetap antara lain adalah:

  • Bibit usaha puyuh petelur

Yang pertama dan paling utama, kunci kesuksesan usaha ternak puyuh adalah bibit puyuh betina. Harga jual bibit puyuh petelur betina usia 30-an hari per ekornya berada di kisaran Rp8.000, sehingga untuk analisa ternak puyuh 5000 ekor dibutuhkan Rp40.000.000.

  • Sewa lahan

Biaya sewa lahan dibutuhkan jika Anda tidak mempunyai lahan sendiri, atau  lahan Anda terbatas. Biaya sewa lahan yang dibutuhkan untuk usaha ternak puyuh sebanyak 5000 ekor adalah sebesar Rp.20.000.000/tahun. Namun biaya tersebut hanya estimasi, dan dapat berubah bergantung pada kesepakatan atau daerah masing-masing.

  • Kandang

Biaya tetap yang kedua adalah biaya yang diperlukan untuk pengadaan kandang. Kandang merupakan aspek utama dalam memulai usaha ternak puyuh. Anda dapat membuat sendiri, maupun membeli paket kandang yang sudah jadi.

Satu paket kandang untuk bisnis ternak puyuh 250 ekor dibanderol dengan harga Rp1.850.000. Artinya, untuk 5.000 ekor, dibutuhkan biaya sebesar Rp37.000.000. Harga tersebut sudah meliputi tempat pakan dan nipple otomatis di dalamnya, namun belum termasuk ongkos kirim.

Biaya ongkos kirim bergantung pada jarak toko penyedia kandang dengan lahan yang digunakan, namun estimasinya berada di kisaran Rp2.000.000.

  • Peralatan

Selanjutnya, Anda perlu membeli berbagai peralatan penunjang seperti:wadah, timbangan, mesin, dan sebagainya. Total biaya yang diperlukan sekitar Rp5.000.000.

2. Biaya variabel

Berbeda dengan biaya tetap, biaya variabel dapat berubah-ubah bergantung pada jumlah output yang ingin dihasilkan. Biaya variabel meliputi:

  • Pakan Burung Puyuh

Modal ternak puyuh petelur dari segi pakan untuk 5000 ekor puyuh adalah sebanyak 110 kg pakan (kebutuhan 22 gram/ekor/hari). Anda bisa meracik sendiri, atau membeli pakan puyuh petelur yang sudah jadi.

Dengan harga campuran pakan puyuh sekitar Rp5.500/kg, maka dalam sebulan kebutuhan pakan untuk 5000 puyuh petelur adalah Rp18.150.000.

  • Suplemen

Guna menunjang pertumbuhan serta produktivitas ternak puyuh, komponen penting yang tak boleh ditinggalkan adalah pemberian suplemen. Suplemen terbaik bagi usaha puyuh petelur adalah suplemen organik agar tidak menimbulkan efek samping dan efek jangka panjang.

Anda bisa mendapatkan suplemen berkualitas dengan harga terjangkau dari Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan. Dengan dosis 0,3ml/100 ekor/hari, maka kebutuhan suplemen untuk 5000 ekor dalam satu bulan adalah Rp1.170.000.

  • Biaya operasional

Jangan lupa untuk memperkirakan biaya operasional seperti kebutuhan listrik dan air. Untuk operasional bisnis ternak burung puyuh 5000 ekor perkiraan biaya operasionalnya adalah Rp1.000.000

  • Upah pekerja

Untuk menjalankan usaha ternak puyuh 5000 ekor, Anda mungkin membutuhkan bantuan sekitar 2 pekerja. Jika upah pekerja adalah Rp1.000.000/orang/bulan, maka kebutuhan upah pekerja sebesar Rp2.000.000.

3. Biaya penyusutan

Terakhir, biaya penyusutan adalah biaya yang timbul dari penggunaan aset tetap seperti kandang dan peralatan. Dengan asumsi kebermanfaatan kandang dan peralatan adalah 5 tahun (60 bulan), maka biaya penyusutan per bulan dapat dihitung sebagai berikut:

  • 1/60 x Rp37.000.000 atau sama dengan Rp616.700 untuk kandang dan 1/60 x Rp5.000.000 atau Rp83.300 untuk peralatan.

Sementara untuk lahan, jika Anda menggunakan lahan sendiri, biaya penyusutan dapat dihitung dengan proporsional mengikuti masa kebermanfaatan lahan, namun jika Anda menggunakan sewa lahan, tidak dikenakan biaya penyusutan.

 

Kategori
Uncategorized

Mengenal Ternak Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica)

Halo Juragan, kali ini Cimin akan membahas tentang Burung Puyuh. Burung Puyuh merupakan jenis burung yang tidak suka terbang lama (lebih suka berjalan), ukuran tubuh relatif kecil, dan berkaki pendek.

Burung puyuh mempunyai potensi yang cukup besar sebagai penghasil telur. Beberapa diantaranya dapat bertelur lebih dari 300 butir dalam satu tahun produksi pertamanya. Berat telur puyuh sekitar 8% dari berat badan induk, berbeda dengan ayam berat telurnya hanya 3% dari berat badan induknya.

Ternak  puyuh ternyata berkembang pesat di tengah-tengah dominasi ayam ras, walaupun tidak sebesar ayam petelur, namun ternak puyuh menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Ternak puyuh telah menjadi alternatif bisnis yang menguntungkan, setidaknya sebagai usaha sambilan sekaligus memberi tambahan pendapatan bagi yang mengusahakannya.

Puyuh yang dipelihara di Indonesia umumnya adalah spesies Coturnix-coturnix japonica.

Taksonomi

Menurut Pappas (2002), klasifikasi puyuh adalah sebagai berikut :

Ciri-Ciri Burung Puyuh

Menurut Nugroho dan Mayun (1986) ciri-ciri karakteristik dari  puyuh Coturnix coturnix japonica :

  • bentuk tubuhnya lebih besar dari burung puyuh yang lain, badannya bulat, ekornya pendek, paruhnya pendek dan kuat, tiga jari kaki menghadap ke muka dan satu jari kaki ke arah belakang;
  • pertumbuhan bulunya lengkap setelah berumur dua sampai tiga minggu;
  • jenis kelamin dapat dibedakan berdasarkan warna bulu, suara dan berat badannya;
  • puyuh jantan dewasa bulu dadanya berwarna merah sawo matang tanpa adanya belang serta bercak-bercak hitam;
  • puyuh betina dewasa bulu dadanya berwarna merah sawo matang dengan garis-garis atau belang-belang hitam;
  • suara puyuh jantan lebih keras;
  • burung betina dapat berproduksi sampai 200-300 butir setiap tahun. Berat telurnya sekitar 10 g/butir atau 7%-8% dari berat badan.

    Perbedaan Ciri Puyuh Jantan dan Betina

    Ciri-ciri puyuh jantan dewasa terlihat dari bulu bagian leher dan dadanya yang berwarna cokelat muda. Puyuh jantan mulai berkicau pada umur 5-6 minggu. Selama musim kawin normal, puyuh jantan akan berkicau setiap malam.

    Puyuh betina memiliki warna tubuh mirip puyuh jantan, kecuali bulu pada leher dan dada bagian atas yang berwarna cokelat terang serta terdapat totol-totol cokelat tua. Bentuk badannya kebanyakan lebih besar daripada puyuh jantan.

Kategori
Uncategorized

Cara Merawat Burung Puyuh Petelur Dan Pencegahan Hama dan Penyakit

Terdapat banyak jenis hama dan penyakit pada ternak puyuh petelur mulai dari:

  • radang usus (Quail Enteritis)
  • tetelo (New Casstle Disease)
  • berak putih (Pullorum)
  • berak darah (Coccidiosis)
  • cacar ungags (Fowl Pox)
  • Quail Bronchitis, Aspergilosis dan cacingan (Prihatman, 2000).

Untuk mengetahui secara lengkap mengenai penyakit puyuh, Anda bisa menyimak artikel Jenis Penyakit Puyuh Beserta Cara Mengobati.

Mengingat begitu banyaknya penyakit yang menyerang, maka Anda harus melakukan perawatan secara rutin. Berikut ini adalah panduan cara merawat ternak puyuh petelur:

a. Pembersihan Kandang

Untuk menjaga kebersihan kandang puyuh petelur, maka sebaiknya dilakukan pembersihan secara rutin mulai dari kotoran, bulu, dan pemeriksaan kesehatan burung puyuh secara rutin.

Lakukan pembersihan kandang setiap hari, pada pagi hari. Ini bertujuan agar kotoran tidak menumpuk, menimbulkan bau dan menimbulkan peyakit.

b. Pencegahan Penyakit

Sebagai antisipasi serangan bakteri, virus, parasit dan jamur, dulur-dulur bisa mencegah pertumbuhannya dengan pengaplikasian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan secara rutin pada kandang.

c. Penanganan Penyakit

Bila dulur-dulur menemukan adanya gejala pada burung puyuh yang kurang sehat, maka segera keluarkan burung puyuh tersebut dari kandang untuk diisolasi.

Kemudian dulur-dulur bisa mengobati burung puyuh hingga keadaannya menjadi sehat. Anda bisa mengobati penyakit burung puyuh sesuai gejala ataupun dengan mengkonsultasikan pada dokter hewan.

Setelah ternak yang diisolasi sembuh, dulur-dulur bisa mengembalikan burung puyuh tersebut kedalam kandang. Namun jika ternak mati, segera kubur/bakar bangkainya agar tidak mengganggu ataupu menularkan pada ternak yang sehat.

Kategori
Uncategorized

Cara Ternak Puyuh Petelur Rumahan Anti Bau, Hemat Tempat Dan Menggiurkan

Memulai ternak puyuh petelur rumahan menjadi salah satu bisnis yang patut untuk dicoba oleh pemula agribisnis.

Potensi telur puyuh saat ini banyak dikonsumsi dan permintaannya meningkat dipasaran, inilah yang menjadikan puyuh petelur menjadi salah satu agribisnis yang menggiurkan untuk dikembangkan.

Tak punya lahan besar? cukup menggunakan lahan sekitar rumah, dan ini bisa menjadi awal yang baik untuk menghasilkan puyuh petelur dengan hasil yang maksimal.

Selama 1 tahun, puyuh dapat menghasilkan 250-300 butir telur, dengan konsumsi pakan puyuh petelur harian 20 gram/ekor.

Selain itu, puyuh dapat segera berproduksi hanya dalam waktu 42 hari sehingga cepat berproduksi dan memberikan keuntungan

Namun perlu Anda ketahui juga, selain efektif dan efisien. Memulai usaha ternak puyuh petelur di rumah, tentu harus mempertimbangkan beberapa hal yang berkaitan kualitas budidayanya.

Salah satunya yang dilakukan oleh peternak puyuh di Kudus Jawa Tengah, petelur rumahan yang bisa meminimalisir bau kotoran seperti berikut ini:

1. Syarat Hidup Puyuh

Secara umum, puyuh memiliki syarat hidup yang tidak jauh berbeda dengan ayam.

Namun, jika Anda melakukan ternak burung puyuh rumahan, itu artinya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Ketinggian tempat: 0-1500 mdpl.
  2. Suhu udara antara 20-27oC.
  3. Kelembaban udara antara 30-80%.
  4. Bebas dari banjir ataupun gangguan lain seperti keamanan dari hewan pemangsa maupun gangguan manusia.
  5. Disarankan memilih lokasi kandang yang mendapatkan sinar matahari secukupnya. Jika sinar matahari minim, kebutuhan penyinaran dari lampu pada siang hari adalah antara 25-40 watt, sedangkan pada malam hari antara 40-60 watt.
  6. Lokasi kandang bisa diletakkan di halaman samping/belakang rumah, dan yang terpenting, kandang memiliki ventilasi yang baik agar sirkulasi udara lancar.

Itu adalah syarat hidup dan peletakan kandang puyuh petelur. Setelah memastikan bahwa lokasi Anda cocok, maka Anda bisa mulai dengan memilih model kandang dan membuat/membelinya.

2. Model Kandang Ternak Puyuh Petelur

Model kandang memegang peranan penting dalam keberhasilan ternak puyuh tanpa bau.

Kandang ternak puyuh petelur dibagi menjadi 2 macam, yaitu sistem litter dan sistem batere.

Beberapa syarat kandang ternak puyuh petelur diantaranya:

  1. Atap kandang puyuh petelur usahakan terbuat dari bahan yang mampu meredam panas, seperti genting.
  2. Pada saat bibit puyuh baru datang, tiap m2 kandang dapat di isi 90-100 ekor bibit puyuh petelur. Setelah bibit berumur 10 hari, maka kandang puyuh hanya bisa diisi 60 ekor/m2.
  3. Selanjutnya, ketika burung puyuh sudah mulai dewasa, maka padat isi kandang hanya bisa 40 ekor/ m2.

    3. Syarat Bibit Puyuh Petelur Yang Baik

    Cara ternak puyuh petelur yang baik berawal dari bibit puyuh yang baik. Bibit puyuh petelur yang baik harus disesuaikan dengan tujuan budidaya burung puyuh.

    Bila ingin menghasilkan telur konsumsi sebaiknya pilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat dan bebas penyakit.

    Untuk menghasilkan telur yang baik, pastikan dilakukan sexing terlebih dahulu sehingga semua puyuh yang dipelihara adalah betina.

    Sedangkan bila ingin menghasilkan telur tetas untuk pembibitan, sebaiknya pilih puyuh betina dan jantan yang sehat dan lincah agar telur yang menetas berkualitas.

    Pada usaha telur puyuh, ada beberapa ciri bibit puyuh petelur yang baik untuk dibeli. Berikut ini adalah cara memilih bibit puyuh petelur:

    1. Berukuran seragam, dengan bobot minimal 8 gram.
    2. Gerakan lincah dan aktif.
    3. Tidak ada luka, memar ataupun tanda sakit diseluruh tubuhnya.
    4. Bebas dari hama penyakit.
    5. Berasal dari indukan yang jelas kualitasnya.
    6. Tampilan bulunya cerah, mengembang, bulunya panjang, dan tebal.
    7. Pusar kering dan tertutup sempurna.
    8. Mata cerah dan tidak berair berlebihan.
    9. Kloaka bersih dan tidak ada kotoran.

    Setelah membeli bibit puyuh petelur, selanjutnya Anda bisa langsung memesan untuk dibawa pulang. Namun, sebelum puyuh masuk kandang, ada beberapa treatment yang harus dilakukan, diantaranya adalah:

    1. Sebelum bibit puyuh petelur masuk kandang, pastikan kandang sudah dalam kondisi bersih.
    2. Lakukan penyemprotan dengan menggunakan desinfektan untuk membunuh bakteri, jamur maupun virus penyebab penyakit.
    3. Sesaat setelah bibit puyuh petelur tiba, sebaiknya biarkan burung puyuh tanpa pakan untuk mengurangi stres akibat perjalanan.

 

Kategori
Uncategorized

TELUR PUYUH

 

 

Telur puyuh: Nutrisi, manfaat, dan tindakan pencegahan

Rasanya sangat mirip telur ayam tetapi kecil — biasanya hanya sepertiga ukuran telur ayam standar. Mereka memiliki cangkang berwarna krem dengan bercak coklat dan kuning kuning tua.

Telur puyuh berukuran kecil, jadi tiga hingga empat di antaranya kira-kira setara dengan ukuran porsi satu butir telur ayam.

Satu butir telur puyuh (9 gram) mengandung:

  • Kalori: 14
  • Protein: 1 gram
  • Gemuk: 1 gram
  • Karbohidrat: 0 gram
  • Serat: 0 gram
  • Kolin: 4% dari nilai harian
  • Riboflavin: 6% dari nilai harian
  • folat: 2% dari nilai harian
  • Asam pantotenat: 3% dari nilai harian
  • Vitamin A: 2% dari nilai harian
  • Vitamin B12: 6% dari nilai harian
  • Besi: 2% dari nilai harian
  • Fosfor: 2% dari nilai harian
  • Selenium: 5% dari nilai harian

Karena ukurannya yang sangat kecil, telur ini ternyata kaya akan nutrisi.

Satu telur puyuh menyediakan sebagian besar kebutuhan vitamin B12, selenium, riboflavin, dan kolin harian Anda, bersama dengan beberapa zat besi – semuanya dalam porsi yang hanya mengandung 14 kalori.

Selenium dan riboflavin adalah nutrisi penting yang membantu tubuh Anda memecah makanan yang Anda makan dan mengubahnya menjadi energi. Selenium juga membantu memastikan fungsi tiroid yang sehat.

Sementara itu, vitamin B12 dan zat besi meningkatkan fungsi sistem saraf yang sehat dan membantu menjaga tingkat energi yang optimal melalui perannya dalam pembentukan sel darah merah.

Selain itu, kolin sangat penting untuk membantu tubuh Anda membuat asetilkolin, neurotransmitter yang mengirimkan pesan dari sistem saraf ke otot Anda.

Kategori
Uncategorized

TEPUNG IKAN UNTUK PAKAN AYAM

Memelihara ayam petelur menjadi kesempatan untuk membuka usaha yang cukup di gemari orang lain juga. Dalam melakukan pemeliharan dan membudidayakan ayam petelur yang mempunyai kualitas dan penuhi permintaan pasar adalah hal yang menguntungkan buat peternak. Sebagai peternak ayam pastinya memiliki bidang bisnis peternak, perawatan dan produktivitas ayam petelur.

Salah satu jenis pakan berkualitas yaitu tepung ikan dengan memiliki protein tinggi. Tepung ikan yang mempunyai protein yang cukup tinggi dengan kaya akan asam lemak DHA dan EPA. Berfungsi sebagai optimalkan daya produksi ternak ayam petelur.

Sebelum memberikan tepung ikan kepada ayam, pastinya anda ingin sekali ternak ayam bisa bertumbuh secara cepat. Nah berikanlah campuran pada tepung ikan ini, sehingga bisa mempercepat pertumbuhan ternak ayam.

Campuran berkualitas seperti jagung atau bekatul, dicampurkan dengan tepung ikan. Setelah sudah dicampurkan mengaduk bahan secara bersama agar kandungan protein nya lebih tinggi lagi.

Tepung ikan yang mempunyai kadar protein tinggi dari jenis pakan lainnya. Bentuk yang sudah menjadi tepung ikan lebih mudah di campurkan dengan bahan lainnya. Kadar air yang rendah pada tepung ikan bisa mengawetkan dalam jangka waktu yang lama.

4 Kandungan Protein Berkualitasnya Pada Tepung Ikan

  • Tepung ikan protein tinggi memiliki kandungan 680 g/kg lebih. Kandungan minyaknya tidak sampai 90 g/kg.
  • Tepung ikan protein reguler memiliki kandungan 640-679 g/kg. Kandungan minyaknya bersekitar 130 g/kg.
  • Tepung Ikan protein reguler mempunyai minyak rendah sekitar 640 hingga 679 g/kg protein. Kandungan minyaknya hanya 60 g/kg.
  • Tepung ikan protein standart memiliki kandungan sektiar 600 hingga 639 g/kg protein.

    Sehingga hasil dari akhir produk dari tepung ikan yang memiliki prosentase sampai protein 55%, tidak sampai 4% gram dalamnya. Ada jenis lain yang bisa dimanfaatkan sebagai kualitas tepung ikan yaitu efesiensi metionin, disgebilitas protein, keseimbangan nitrogen dan lainnya.

    Kandungan sulfoksida pada tepung ikan begitu sangat tinggi, biasanya dapat digabungkan dengan faktor kualitasnya tetapi hal ini sebenarnya masih belum sempurna. Sulfoksida ini bisa digunakan sebagai alat indikasi proses oksidasi telah dilakukan pada penyimpanan protein tepung tersebut.